Litman menambahkan, sejak awal Februari 2021 lalu hingga hari ini telah terjadi 24 kali gempa bumi di Bengkulu. Jumlah tersebut meningkat dibanding bulan Januari yang tercatat sebanyak 18 kali gempa bumi.
Litman menjelaskan gempa bumi yang terjadi itu merupakan gempa bumi kecil dengan rentang magnitudo terkecil 2,7 dan terbesar 6,3.
Gempa bumi tersebut disebabkan adanya aktivitas tektonik atau pergerakan lempeng dan jika dilihat dari sumber gempanya ada gempa dengan sumber sesar atau patahan yang ada di darat dan gempa subduksi atau pertemuan antara dua lempeng.
Sumber:suara





