Ten Hag juga mengkritik performa timnya di area-area penentu. Dia mengatakan bahwa MU kalah dalam duel-duel udara dan tidak percaya diri dalam duel-duel fisik.
“Di area-area menentukan, kami kalah duel-duel terutama dengan para pemain muda yang mengisi posisi, kami tak percaya diri dalam duel. Kami terdorong untuk lebih baik di babak kedua dan mereka unjuk gigi,” terang Ten.
Meskipun kecewa dengan hasil imbang ini, Ia tetap optimis dengan masa depan MU. Dia yakin bahwa timnya memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi lebih baik lagi.
“Pertandingan ini menunjukkan bahwa kami memiliki potensi untuk bersaing dengan tim-tim terbaik di liga. Kami harus belajar dari kesalahan-kesalahan kami dan terus berkembang,” kata Ten Hag.(*/Brp)
Editor: Brp





