Namun, pertumbuhan ekonomi di Natuna dan Anambas masih tergolong minim, yaitu 0,96 persen dan 0,62 persen.
“Khusus Natuna dan Anambas, pertumbuhan ekonominya terpengaruh oleh fluktuasi kondisi minyak dan gas. Jika dihitung tanpa migas, pertumbuhannya diperkirakan mencapai 5-6 persen,” ungkap Ansar.
Ansar menegaskan, Pemprov Kepri akan terus berkolaborasi dengan BPS untuk menggali potensi sektor-sektor lain yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Natuna dan Anambas.
“Kita akan dorong pengembangan sektor lain di Natuna dan Anambas agar pertumbuhan ekonominya semakin meningkat,” demikian Ansar. (Ism)
Editor : Brp





