Ekonomi Batam Tumbuh 7,50 Persen Triwulan III 2024, Menko Airlangga Dorong Prioritas Investasi

Ekonomi Batam Tumbuh 7,50 Persen Triwulan III 2024, Menko Airlangga Dorong Prioritas Investasi
Aktivitas di Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Foto Humas BP Batam.

Medianesia.id, Batam – Kota Batam mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan pada triwulan III tahun 2024.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Batam tumbuh sebesar 7,50 persen, meningkat dari 7,04 persen pada tahun 2023.

Pertumbuhan ini diikuti oleh penyerapan tenaga kerja yang dominan di sektor jasa dan manufaktur.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Batam yang pesat didukung oleh peningkatan realisasi investasi.

“Pada triwulan III tahun lalu, Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp4,5 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,4 triliun. Total realisasi investasi mencapai Rp6,9 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2023. Kami berharap Kementerian Investasi dan Hilirisasi memprioritaskan Kepulauan Riau dan Batam sebagai wajah Indonesia di Selat Malaka,” tegas Airlangga.

KEK Batam Saingi Kawasan Ekonomi ASEAN

Airlangga menekankan bahwa keberadaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam menjadi faktor penting dalam menarik investasi.

Batam kini bersaing dengan kawasan ekonomi di negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Saat ini, Batam memiliki empat strategi KEK yang menjadi motor pertumbuhan:

KEK Batam Aero Technic : Pusat perawatan dan perbaikan pesawat (MRO).

KEK Nongsa Digital Park : Pusat data, teknologi informasi, dan ekonomi digital.

KEK Tanjung Sauh : Kawasan produksi, pengolahan, dan logistik.

KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam : Pusat layanan kesehatan internasional yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Internasional Apollo India .

Airlangga juga mendorong percepatan pembangunan pelabuhan dan bandara bertaraf internasional di Batam sebagai langkah cepat (quick win) untuk memperkuat sektor pariwisata dan konektivitas global.

Airlangga mengapresiasi dedikasi Kepala BP Batam sebelumnya, Muhammad Rudy dan Purwiyanto, atas berbagai pencapaian infrastruktur, termasuk pembangunan jalan layang, pelabuhan, dan bandara hasil kerja sama dengan Korea Selatan .

Ia optimistis kepemimpinan baru di bawah Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra mampu menjaga momentum pertumbuhan dan bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat daya saing Batam di tingkat internasional.

“Daya saing menjadi kunci utama, terutama karena Batam bersaing langsung dengan Johor dan Singapura dalam menarik investasi. Saya yakin Pak Amsakar dan Bu Li Claudia mampu berkoordinasi dengan baik untuk memperkuat posisi Batam di kancah global,” pungkas Airlangga.(*)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *