Medianesia.id, Jakarta – Vaksin Covid-19 jenis Moderna ternyata menimbulkan efek samping yang dahsyat bagi sebagian orang. Seorang tenaga kesehatan (nakes) membagikan pengalamannya pada akun jejaring sosialnya di TikTok (@galuhprafita40), dan kemudian langsung viral.
Ia mendapatkan booster vaksin Covid-19 jenis mRNA yang merupakan booster vaksin dosis ketiga.
Salah satu jenis vaksin Covid-19 ini, memang dikhususkan untuk para tenaga kesehatan (nakes) terlebih dahulu, sebagai booster atau suntikan dosis ketiga. Kemenkes juga sudah mulai memberikannya pada kalangan masyarakat non-nakes sebagai dosis ke 1 dan 2, bukan untuk vaksin booster.
Galuh Prafita (25) seorang nakes asal Surabaya, menceritakan beberapa efek samping yang ia rasakan setelah di vaksin Moderna. Suntikan yang ia terima pada 6 Agustus 2021 ini merupakan dosis ketiga. Sebelumnya, ia sudah mendapatkan suntikan Sinovac dosis pertama dan kedua pada bulan Januari lalu. Setelah 2 hari, ia sudah merasa sehat dan bisa kembali beraktivitas normal.
Ia menceritakan,dalam kurun waktu 30 menit pertama setelah vaksin Moderna, ia merasa tubuhnya lemas. Tiga jam kemudian, kakinya kram dan badannya menggigil. Delapan jam setelahnya, ia merasa sakit kepala, pusing seperti vertigo dan mual. Sepuluh jam kemudian, tangan bekas suntikannya terasa ngilu dan agak kaku.
“Kalau Sinovac, aku efeknya hanya pusing ringan level 1-2 (dari 10). Sumer badan mungkin 36,5 dan jarem di bekas vaksin hanya rendah tingkatan sakitnya. Beda banget sama Moderna,” jelas Galuh.
“Mungkin karena Moderna (efikasinya) 94 persen. Jadi efeknya berasa,” lanjutnya.
Sebelumnya, cerita Galuh mengalami efek samping pasca divaksin Moderna sempat viral di Tiktok. Lantaran vaksin Moderna kini sedang ramai diperbincangkan sebagai calon vaksin COVID-19 untuk non-nakes, tak sedikit netizen melontarkan komentar pada Galuh. Mulai dari komen takut divaksin, hingga dorongan untuk cepat-cepat divaksin.
Menanggapi komentar tersebut, Galuh mengingatkan bahwa vaksinasi COVID-19 berperan penting sebagai proteksi baik untuk diri sendiri, atau keluarga di rumah.
“Pesan ku sih sebelum vaksin minum obat dan makan, setelah itu istirahat yang cukup, tinggalkan pikiran yg jelek-jelek tentang efeknya. Ayo kita vaksin, karena dengan vaksin kita bisa menjaga keluarga kita yang di rumah dan meminimalkan tingkat penularan COVID-19 yang sudah lama di indonesia ini,” ucap Galuh.

Dr. Siti Nadia Tarmizi selaku juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, juga sempat membahas efek samping dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang pernah dilaporkan setelah pemberian vaksin Moderna.
“Ada (laporan efek samping vaksin Moderna pada nakes), tetapi sifatnya ringan dan dalam 1-3 hari sembuh. Seperti demam, nyeri kepala. Terbanyak pegal dan sakit di tempat penyuntikan,” ujarnya pada detikcom, Jumat (13/8/2021).
Kendati demikian, para pakar menyarankan untuk masyarakat jangan pilih-pilih jenis vaksin. Dalam kondisi seperti ini, vaksin terbaik adalah yang tersedia didepan mata dan mudah mendapatkannya atau mudah diakses. Herd immunity terbentuk ketika vaksinasi telah mencakup sebanyak mungkin populasi, apapun jenis vaksinnya.
(dtk/Rara)





