Menurutnya, keributan tersebut membuat 4 anggota Komando terluka akibat hantaman benda tumpul berupa balok kayu. Keempatnya saat ini dalam proses visum di Rumah Sakit.
“Kami akan bawa persoalan ini ke ranah hukum karena sudah kerap terjadi persekusi pada anggota kami,” ujar Zainal.
Ia juga mengungkapkan, persekusi yang kerap menimpa anggotanya ini menunjukkan bahwa persoalan angkutan transportasi di Kota Batam ini masih belum baik-baik saja.
“Makanya, kali ini kami akan membawa persoalan ini ke ranah hukum, apalagi ada bukti video bahwa anggota kami dipersekusi dan terluka,” ujarnya.(*)
Editor : Ags





