Medianesia.id, Tanjungpinang – Sekretaris Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, menargetkan Kepri mampu memenuhi 30 persen kebutuhan pangan dari produksi lokal guna menjaga stabilitas harga.
“Kepri ini bukan daerah penghasil pangan, jadi sangat rentan dengan fluktuasi harga, terutama saat hari besar keagamaan dan cuaca buruk,” ujar Wahyu, Selasa, 18 Februari 2025.
Ia mendorong, Pemprov Kepri untuk lebih serius mendukung sektor pertanian dan perikanan dengan memanfaatkan lahan terlantar untuk bercocok tanam serta memberikan bantuan pupuk dan bibit bagi petani.
“Kalau lahan kosong dimanfaatkan, petani dibantu bibit dan pupuk, kita bisa kurangi ketergantungan pasokan dari luar,” tegasnya.
Di sektor perikanan, Wahyu menilai Kepri harus memaksimalkan potensi lautnya yang mencapai 96 persen dari total wilayah.
“Kita harus jadi daerah penghasil ikan terbesar di Indonesia, bahkan bisa ekspor. Perbanyak bantuan alat tangkap dan latih nelayan budidaya ikan agar hasil tangkap meningkat,” pungkasnya. (Ism)
Editor: Brp





