Medianesia.id, Tanjungpinang – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti, menyampaikan optimisme terhadap pencapaian target kunjungan 1,6 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2024, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.
“Hingga Oktober 2024, jumlah kunjungan wisman telah mencapai 1,3 juta. Dengan waktu tersisa hingga akhir tahun, kami yakin target 1,6 juta wisman dapat tercapai,” ujar Guntur.
Namun demikian, Guntur mengakui, upaya pencapaian target tersebut menghadapi tantangan, terutama terkait minimnya daya pengungkit akibat lambatnya regulasi pusat dalam hal relaksasi visa.
Kebijakan ini, menurutnya, sangat penting untuk menarik lebih banyak kunjungan wisman, khususnya dari negara-negara yang menjadi pasar utama pariwisata Kepri.
Sebagai langkah strategis, Pemprov Kepri bekerja sama dengan Johor Bahru, Malaysia, membuka rute pelayaran baru Pasir Gudang–Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi, yang resmi beroperasi sejak 29 November 2024.
“Rute ini akan meningkatkan aksesibilitas dan memperkuat daya tarik Pulau Bintan sebagai destinasi wisata internasional. Wisatawan, khususnya dari Malaysia, dapat menikmati perjalanan yang lebih singkat dan nyaman,” jelas Guntur.
Rute baru ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bintan, salah satu kawasan unggulan pariwisata Kepri.
Selain itu, pembukaan jalur ini juga memperkuat potensi kerja sama lintas negara untuk mempromosikan Tanjungpinang dan Bintan sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah.
Dengan aksesibilitas yang semakin baik, serta atraksi wisata unggulan seperti Lagoi dan berbagai agenda budaya di Tanjungpinang, Kepri terus berupaya meningkatkan daya tariknya bagi wisman.
Langkah ini diyakini dapat mendorong pencapaian target kunjungan serta mendukung pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi COVID-19.
“Pembukaan rute Johor Bahru–Bintan menjadi bukti komitmen Kepri dalam meningkatkan konektivitas dan daya saing pariwisata, sejalan dengan visi menjadikan Kepri sebagai destinasi unggulan di Asia Tenggara,” tutup Guntur.(Ism)
Editor: Brp





