“Yang namanya aset negara harus diselamatkan, jangan sampai dibiarkan mangkrak. Karena sudah menelan anggaran cukup besar,” ujar Widiastadi Nugroho.
Menurutnya, jika Menhub sudah memberikan sinyal untuk penyelesaian pelabuhan tersebut, Pemprov Kepri harus bergegas membuat perencanaan.

“JIka memang tahun ini akan dimulai perbaikannya, tentu lebih baik. Sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Seperti diketahui, Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang pembangunannya menggunakan APBN 2012-2015 Rp 121 miliar. Saat ini, statusnya mangkrak atau belum rampung.
Pembangunan infrastruktur strategis tersebut terhenti sejak 2014 lalu, lantaran adanya korupsi yang melibatkan sejumlah pihak.(*)
Editor : Ags





