medianesia.id,Tanjungpinang-Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua turut menyangkan terjadinya bentrok masyarakat dengan aparat dalam aksi unjuk rasa di Kantor BP Batam, Senin (11/9/2023) lalu.
“Yang perlu sama-sama kita pahami adalah, apapun persoalan yang terjadi di Batam akan selalu menjadi atensi Singapura,” ujar Rudy Chua, Kamis (14/9/2023) di Tanjungpinang.
Menurutnya, demontrasi penolakan relokasi warga Rempang yang berakhir ricuh kemarin sudah pasti akan memberikan dampak negatif bagi pariwisata Batam.
“Memang Pemerintah Singapura tidak ada memberikan maklumat atau red notice terkait larangan berkunjung ke Batam. Namun pesan berantai terkait peristiwa itu tetap menyebar,” jelasnya.
Lebih lanjut, politisi Partai Hanura ini juga mengatakan, sekecil apapun peristiwa yang terjadi di Batam, seperti demontrasi kemarin, informasinya akan sangat cepat menyebar ke Singapura.
Ditegaskannya, aksi unjuk rasa atas penolakan relokasi masyarakat Pulau Rempang akan sangat memberikan pengaruh bagi aktivitas wisata.
“Karena masalah tersebut akan membuat masyarakat Singapura yang akan berkunjung ke Batam menjadi was-was,” tutupnya.(*)
Editor : Ags





