Medianesia.id, Tanjungpinang – Pernahkah Anda mendengar nama deram-deram? Ini adalah sejenis kue khas Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Kue deram-deram memiliki bentuk seperti donat dengan lubang di tengahnya, namun ukurannya lebih kecil dan rasanya lebih renyah dan gurih.
Kue ini memiliki sejarah yang panjang. Konon, telah ada sejak zaman Kesultanan Riau Lingga. Dulunya disajikan sebagai camilan untuk para raja dan bangsawan.
Cara membuatnya cukup sederhana. Bahan-bahan yang diperlukan adalah tepung beras, gula merah, dan air.
Tepung beras ditumbuk atau digiling hingga halus, kemudian dicampur dengan gula merah dan air. Adonan kemudian dimasak hingga mengental dan berbentuk seperti pasta.
Adonan yang sudah matang kemudian dibentuk menjadi bulat-bulat kecil dan dilubangi di tengahnya. Kue kemudian digoreng hingga berwarna cokelat keemasan.
Kue ini menjadi salah satu camilan khas Pulau Penyengat yang populer dan banyak dijual di kedai-kedai di Pulau Penyengat dan juga di Kota Tanjungpinang.
Deram-deram juga sering dijadikan oleh-oleh oleh wisatawan yang berkunjung ke Pulau Penyengat.(*/Brp)
Editor: Brp





