Dalam Pengaruh Alkohol, Pemuda Nekat Terjun dari Jembatan Dompak Tanjungpinang

Dalam Pengaruh Alkohol, Pemuda Nekat Terjun dari Jembatan Dompak Tanjungpinang
Seorang pria muda asal Kota Tanjungpinang, Pendy Yoga Saputra (25), nekat terjun dari Jembatan I Dompak, Jumat, 18 Juli 2025. Foto: DPKP Tanjungpinang

Medianesia.id, Tanjungpinang – Seorang pria muda asal Kota Tanjungpinang, Pendy Yoga Saputra (25), nekat terjun dari Jembatan I Dompak, Jumat, 18 Juli 2025.

Beruntung, korban ditemukan dalam keadaan selamat setelah bertahan selama dua jam dengan cara memeluk tiang jembatan untuk menghindari arus laut.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan sempat disaksikan sejumlah pemancing yang berada di lokasi kejadian. Sebelum melompat, korban terlihat mondar-mandir di tepi jembatan.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dengan peralatan seadanya. Kami juga berkoordinasi dengan pihak SAR dan Polsek,” ujar Komandan Regu 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang, Anton.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyisiran. Pada awalnya, korban tidak terlihat, namun tim mendengar suara minta tolong dari bawah jembatan.

Setelah ditelusuri, korban ditemukan dalam kondisi lemah sambil memeluk salah satu tiang di bawah konstruksi jembatan.

Tim penyelamat kemudian meminta bantuan kapal nelayan yang melintas untuk mengevakuasi korban ke pinggir pantai. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

“Korban hanya mengalami luka ringan di tangan. Ia bertahan dengan memeluk tiang selama sekitar dua jam,” tambah Anton.

Saat interogasi, petugas mencium bau alkohol dari mulut korban, yang mengindikasikan bahwa ia dalam pengaruh minuman keras.

Sementara itu, Kapolsek Bukit Bestari, AKP Suardi, menyebut dugaan sementara adalah percobaan bunuh diri. Dari keterangan yang dihimpun, korban sempat meminum satu botol arak sebelum melompat dari jembatan.

Setelah dievakuasi ke RSUD Tanjungpinang dan menjalani pemeriksaan singkat, korban yang enggan berbicara kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga di rumahnya di Jalan Pramuka, Lorong Sumba, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi mental anggota keluarga serta menjauhi konsumsi minuman beralkohol yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait