Medianesia.id, Tanjungpinang – Cuaca Provinsi Kepula uan Riau (Kepri) pada Senin, 5 Januari 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan lokal berintensitas ringan hingga sedang.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi adanya belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepri yang cukup mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, terutama pada siang hari di wilayah Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna.
Berikut prakiraan cuaca tujuh kabupaten/kota di Kepulauan Riau:
• Kota Batam diprakirakan berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar 25–32 derajat Celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 9–21 km/jam.
• Kota Tanjungpinang juga diprakirakan berawan sepanjang hari, dengan suhu udara 24–31 derajat Celsius dan angin dari arah Utara berkecepatan 10–31 km/jam.
• Kabupaten Karimun diprakirakan cerah berawan pada pagi hari, sementara siang hingga dini hari berawan. Suhu udara berkisar 25–32 derajat Celsius, dengan angin bertiup dari arah Barat Laut berkecepatan 3–32 km/jam.
• Kabupaten Lingga diprakirakan berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, serta berawan pada malam hingga dini hari. Suhu udara berkisar 26–31 derajat Celsius, dengan angin dari arah Barat Laut berkecepatan 8–20 km/jam.
• Kabupaten Anambas diprakirakan berawan pada pagi, siang, dan malam hari, sementara hujan ringan berpotensi terjadi pada dini hari. Suhu udara berkisar 25–32 derajat Celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 13–26 km/jam.
Sementara itu, untuk wilayah perairan, BMKG menginformasikan ketinggian gelombang laut di Kabupaten Karimun berada pada kategori rendah, yakni 0,5–1,5 meter. Adapun perairan Batam, Lingga, Bintan, Natuna, dan Anambas berada pada kategori sedang dengan ketinggian gelombang 1,25–2,5 meter.
Demikian laporan prakiraan cuaca Kepri 5 Januari 2026. Masyarakat terutama nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau agar tetap berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak di wilayah perairan terbuka.(Ism)
Editor: Brp





