Medianesia.id, Batam – Cuaca Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis, 18 Desember 2025, diprakirakan didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan hingga lebat, terutama pada siang hingga malam hari.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi penumpukan massa udara akibat belokan angin (shearline) serta kelembapan udara lapisan atas yang relatif basah.
Sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan hujan yang cukup signifikan di wilayah Kepri.
Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang, khususnya pada periode siang hingga malam hari.
Berikut prakiraan cuaca tujuh kabupaten/kota di Kepri:
Kota Batam
Pagi berawan tebal, siang hujan disertai kilat/petir, malam hujan ringan, dini hari berawan tebal.
Suhu 25–30°C, angin Barat Laut 10–15 km/jam.
Kota Tanjungpinang
Pagi berawan tebal, siang hingga dini hari hujan ringan.
Suhu 25–30°C, angin Barat Laut 10–18 km/jam.
Kabupaten Bintan
Pagi berawan tebal, siang hujan ringan, malam hujan disertai kilat/petir, dini hari berawan tebal.
Suhu 25–30°C, angin Barat Laut 9–14 km/jam.
Kabupaten Karimun
Pagi berawan tebal, siang hujan ringan, malam hujan disertai kilat/petir, dini hari hujan ringan.
Suhu 25–30°C, angin Barat Laut 16–24 km/jam.
Kabupaten Lingga
Pagi hingga siang hujan ringan, malam berawan tebal, dini hari hujan ringan.
Suhu 25–30°C, angin Barat Laut 17–22 km/jam.
Kabupaten Natuna
Sepanjang hari hujan ringan.
Suhu 25–30°C, angin Utara 10–18 km/jam.
Kabupaten Anambas
Sepanjang hari hujan ringan.
Suhu 25–30°C, angin Utara 4–15 km/jam.
BMKG juga melaporkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan Batam dan Karimun berada pada kategori rendah (0,5–1,5 meter). Sementara itu, perairan Lingga, Bintan, Natuna dan Anambas berada pada kategori sedang (1,25–2,5 meter).
Demikian laporan prakiraan cuaca Kepri 18 Desember 2025. Masyarakat terutama nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau agar tetap berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak di wilayah perairan terbuka.(Ism)
Editor: Brp





