Medianesia.id, Batam – Cuaca Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu, 17 Desember 2025, diprakirakan berawan tebal dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjelaskan, kondisi cuaca tersebut masih dipengaruhi oleh penumpukan massa udara akibat pola angin siklonik di sekitar wilayah Kalimantan (Borneo Vortex).
Fenomena ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan yang cukup signifikan di wilayah Kepri.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, terutama pada wilayah yang rawan genangan, banjir, dan aktivitas pelayaran.
Berikut prakiraan cuaca tujuh kabupaten/kota di Kepri:
Kota Batam
Diprakirakan hujan ringan sepanjang hari.
Suhu udara 24–27 derajat Celsius, angin dari Barat Laut dengan kecepatan 3–15 km/jam.
Kota Tanjungpinang
Pagi dan siang hujan ringan, malam berawan tebal, dini hari hujan ringan.
Suhu udara 23–27 derajat Celsius, angin Barat Laut 6–12 km/jam.
Kabupaten Karimun
Pagi hujan sedang, siang hujan ringan, malam hujan sedang, dini hari hujan ringan.
Suhu udara 25–27 derajat Celsius, angin dari Utara 6–16 km/jam.
Kabupaten Lingga
Pagi berawan tebal, siang hujan ringan, malam berawan tebal, dini hari hujan ringan.
Suhu udara 24–27 derajat Celsius, angin dari Barat 0–12 km/jam.
Kabupaten Natuna
Pagi berawan tebal, siang hujan ringan, malam berawan tebal, dini hari hujan ringan.
Suhu udara 25–27 derajat Celsius, angin dari Timur Laut 12–27 km/jam.
Kabupaten Anambas
Pagi hujan sedang, siang hujan ringan, malam berawan tebal, dini hari hujan disertai kilat/petir.
Suhu udara 25–27 derajat Celsius, angin dari Timur Laut 11–19 km/jam.
BMKG juga melaporkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan Batam, Karimun, Lingga, dan Bintan berada pada kategori rendah (0,5–1,5 meter).
Sementara itu, perairan Natuna dan Anambas berada pada kategori sedang (1,25–2,5 meter).
Demikian laporan prakiraan cuaca Kepri 17 Desember 2025. Masyarakat terutama nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau agar tetap berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak di wilayah perairan terbuka.(Ism)
Editor: Brp





