Medianesia.id, Batam– Walikota Batam, Muhammad Rudi meminta warga Batam untuk siaga menghadapi cuaca ekstrem, karena masih belum berakhir.
“Cuaca ekstrem melanda Batam, dengan angin kencang yang menyebabkan kerusakan parah diberbagai lokasi,” ujar Muhammad Rudi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, Rabu (18/9/2024)
Disebutkannya, cuaca ekstrem yang terjadi pada, Selasa (17/9/2024) malam kemarin itu telah menyabkan sejumlah peristiwa lainnya.
“Sebanyak 30 lokasi mengalami pohon tumbang, termasuk di Siriaon Indah RW.15, Pendakian Akasia Hotel, dan Jalan Gajah Mada Tiban,” jelasnya.
Rudi menambahkan Pemko Batam melalui Dinas Perkim dan Dinas Damkar, bersama tim kecamatan dan kelurahan, merespons situasi ini dengan cepat untuk menangani kerusakan yang terjadi.
“Selain itu, angin kencang juga merusak penangkal petir di kubah Masjid Agung Raja Hamidah, yang menyebabkan masjid ditutup sementara untuk perbaikan,” tutupnya.(*)
Editor : Ags





