Medianesia.id, Tanjungpinang – Kemenpora mengapresiasi Pengurus Besar (PB) Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) yang mencetak sejarah pada olimpiade.
Menpora Dito Ariotedjo mengatakan senang melihat transformasi PB PABSI dan berharap ke depan bisa melanjutkan regenerasi atlet angkat besi yang menyeluruh di Indonesia.
“Kita sangat butuh regenerasi, dari Eko Yuli, dari Rizki, Rahmat, dan lain-lainnya. Karena kita sangat berharap di Olimpiade 2028, PABSI kembali menyumbangkan medali emas,” ujar Dito.
Untuk mencapai target medali emas tersebut, Menpora Dito menyatakan pemerintah fokus dan terus berkomitmen untuk membantu PB PABSI.
Dukungan terdekat adalah kehadiran Cibubur Youth Elite Sport Center yang direncanakan sudah mulai bisa dioperasikan pada Desember 2024 mendatang.
“Harusnya mulai Desember, Cibubur Youth Elite Sport Center sudah bisa dipakai PB PABSI untuk melakukan pelatnasnya di fasilitas yang baru,” kata Dito.
“Fasilitas ini sudah standar dunia, dan kalau ada kekurangan masih bisa ditambahkan,” sambungnya.
Dengan keberadaan fasilitas baru ini, Menpora Dito berharap cabang olahraga (cabor) angkat besi bisa mempertahankan prestasi.
Selain itu, angkat besi bisa menambahkan prestasinya di kancah dunia internasional. Karena itu Menpora meminta persiapan roadmap menuju Olimpiade 2028 sehingga target bisa tercapai.
“Dipersiapkan dari segi pembinaannya dan juga scouting-nya, sampai kebutuhan sport science, pelatnas dan semuanya,” jelasnya.
“Insyaallah karena kemarin di Paris 2024 PABSI sudah membuktikan, saya rasa ini ke depan Pelatnas Olimpiade 2028 akan kita bikin jangka panjang,” paparnya.
Sebelumnya, Menpora membuka Munas PB PABSI Tahun 2024 di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2024).
Agenda utama Munas yaitu pemilihan Ketum PB PABSI untuk masa bakti 2025-2029. Dengan peserta munas adalah seluruh anggota PABSI, para pengurus provinsi (pengprov) se-Indonesia. (*/Mhd)
Editor: Brp





