Medianesia.id, Jakarta – Ketua Satgas Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih hadir dengan enam model bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh anggota koperasi maupun masyarakat umum.
Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di pedesaan.
“Ada enam model bisnis yang bisa dijalankan oleh anggota Kopdes. Pertama, menjadi agen sembako. Kedua, outlet gas elpiji (melon). Ketiga, outlet pupuk subsidi. Keempat, layanan pembayaran listrik PLN. Kelima, kerja sama dengan BRILink untuk layanan keuangan desa. Setiap layanan memberikan komisi bagi pelaksana di desa,” ujar Zulhas dalam keterangannya.
Layanan ini tidak hanya memberikan peluang usaha baru bagi warga desa, tapi juga mendekatkan akses layanan dasar dan keuangan ke masyarakat.
Dengan begitu, ekonomi desa bisa tumbuh lebih inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih merupakan bentuk nyata keberpihakan negara terhadap penguatan ekonomi rakyat.
Dalam sambutannya saat peluncuran 80.000 Kopdes Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7), Prabowo menyampaikan optimismenya bahwa koperasi akan menjadi kekuatan ekonomi baru.
“Koperasi adalah alatnya orang kecil, alatnya bangsa yang lemah. Tapi kalau kita bersatu, seperti lidi yang digabung jadi sapu, itu jadi kekuatan besar. Kopdes Merah Putih adalah bentuk gotong royong. Dari ekonomi yang lemah, menjadi kekuatan ekonomi rakyat,” tegas Prabowo.(*)
Editor: Brp





