Medianesia.id, Batam – Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk mitigasi risiko pangan tahun 2024 masih dalam proses pencairan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa penyaluran BLT ini tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Proses penyaluran masih membutuhkan penganggaran di Kemenko dan kemudian berkontrak dengan PT Pos Indonesia,” jelas Airlangga di kantornya, Jumat (16/2/2024).
Airlangga memastikan bahwa bantuan ini akan dicairkan secepatnya dan dirapel untuk jangka waktu tiga bulan.
Sehingga, 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan total sebesar Rp600 ribu.
“Penyaluran BLT dirapel karena kita ada sensus untuk kemiskinan ekstrim dengan target 0,” ujar Airlangga.(*/Brp)
Editor: Brp





