medianesia.id, Batam– General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau & Kepulauan Riau (UIDRKR) Agung Murdifi mengatakan Batam-Pulau Buluh sudah terkoneksi dengan sistem kabel laut.
“Pekerjaan pembentangan kabel laut telah berhasil dilaksanakan oleh PLN dan Saluran kabel telah mencapai Landing PointBatam – Pulau Buluh,” ujar Murdifi, Jumat (1/12/2023).
Dijelaskannya, Batam dan Pulau Buluh terkoneksi listrik melalui pembangunan Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) bertegangan 20 kiloVolt (kV) sepanjang 1,16 kilometer sirkuits (kms) pada Sabtu (25/11) lalu.
Dengan terhubungnya SKLTM tersebut, maka pasokan listrik Pulau Buluh yang sebelumnya disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) akan segera beralih menggunakan pasokan listrik dari Sistem Grid PLN Batam.
“Ini juga akan meningkatkan pasokan listrik di Pulau Buluh menjadi 24 jam dari sebelumnya 14 Jam,” jelasnya.
Lebih lanjut katanya, setelah terhubungnya landing point Pulau Batam – Pulau Buluh, selanjutnya petugas PLN melakukan pemeriksaan bentangan kabel agar berada dalam kondisi rapi.
“Harus dipastikan aman dari jangkauan kapal yang melintas dan terpasang pemberat untuk memastikan kabel tersebut berada didasar lautan,” jelasnya lebih lanjut.





