Medianesia.id, Batam – Kota Batam akan menjadi pangkalan alternatif untuk operasi gabungan Intelijen, Pengawasan, dan Pengintaian (ISR) antara TNI Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF).
Hal ini menyusul pelaksanaan Pre Deplayment and Site Survey (PDSS) UAV Interaction MQ-9 yang digelar di Bandara Internasional Batam pada Selasa (8/10/2024).
PDSS ini bertujuan untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebelum operasi gabungan ISR dilaksanakan secara penuh.
Dalam operasi ini, Batam akan menjadi alternatif basis operasi yang akan melengkapi operasi utama yang direncanakan di Pontianak.
Komandan Lanud Hang Nadim, Letkol Pnb Sony Aji Pramono telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk melakukan working group dan one on one bullring interview untuk finalisasi berbagai aspek seperti administrasi, logistik, dan teknis.
“Operasi gabungan ISR ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan TNI AU dalam memantau wilayah udara nasional dan memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat di bidang pertahanan,” jelasnya.(*)
Editor: Brp





