Batam Dikepung Banjir, Pemko Batam Siapkan Proyek Rp20 Miliar

Ilustrasi pompa air
Ilustrasi polder yang digunakan untuk mengatasi banjir. Foto: Instagram@kemenpupr

Medianesia.id, BatamPemko akan menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir yang mengepung wilayah tersebut.

Adapun tindakan yang akan dilakukan Pemko Batam untuk mengatasi titik-titik banjir adalah dengan membangun stasiun pompa.

Rencana pembangunan ini telah diajukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD TA 2025 mendatang dengan nilai sebesar Rp20 miliar.

“Persoalan banjir menjadi atensi kami tentunya. Kita sudah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi ini,” ujar Kepala DBMSDA Kota Batam, Suhar, Selasa (15/10/2024)

Dijelaskannya, infrastruktur strategis tersebut akan membangun stasiun pompa di muara-muara yang nantinya akan mengalirkan air ke laut.

“Sejumlah lokasi yang dipilih adalah Pasar Induk Jodoh dan wilayah Baloi juga dibutuhkan satu stasiun pompa,” jelasnya.

Selama ini, penanganan banjir di Batam hanya bergantung pada aliran air alami atau gravitasi, di mana air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah.

Namun, karena kondisi geografis Batam yang sebagian besar datar dan dekat dengan laut, aliran air sering kali terhambat, menyebabkan genangan yang cukup parah saat musim hujan tiba.

Jalan-jalan sudah dilebarkan dan drainase yang ada sudah dioptimalkan, namun masalahnya tetap pada kapasitas pembuangan air yang terbatas.

“Air hujan yang datang dalam jumlah besar sulit dibuang dengan cepat, terutama di wilayah-wilayah datar yang elevasinya tidak jauh dari laut,” kata Suhar.

Dengan adanya stasiun pompa ini, diharapkan Batam bisa lebih siap menghadapi musim hujan

“Sehingga mengurangi risiko banjir yang kerap mengganggu aktivitas warga serta merusak infrastruktur di kota,” tutupnya.(*)

Editor : Ags

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *