medianesia.id, Tanjungpinang – Kepala Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kepri, Diki Wijaya mengatakan, perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Kepri priode Januari-Juni 2023 sudah separuh dari target.
“Untuk semester pertama TA 2023 ini, kita sudah membukukan PAD Rp750 miliar. Angka ini sudah lebih dari separuh target,” ujar Diki Wijaya, Rabu (12/7/2023) di Tanjungpinang
Menurutnya, apabila dipersentasikan, jumlah PAD tersebut sudah pada angka 55,65 persen dari target yang dipatok sebesar Rp1,34 triliun.
Baca Juga : 1.200 Paket Sembako Dibagikan ke Warga Batam
Dijelaskannya, jumlah PAD yang diterima tersebut berasal dari lima jenis pajak daerah. Yakni, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
Berikutnya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Selanjut adalah Pajak Penggunaan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PPBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), dan pajak rokok.
“Pajak BBN-KB yang di semester I tahun 2023 ini secara persentase realisasinya paling tinggi yakni, sebesar 68,99 persen dari target yakni sebesar Rp300 miliar,” jelasnya.
Baca Juga : Pemprov Kepri Harap Kebijakan Tambang Ekspor Pasir Laut Berdampak Positif Bagi Daerah
Kemudian disusul oleh PBB-KB, yang terealisasi sebesar 58,31 persen dari target yang ditetapkan yakni sebesar Rp 420 miliar.
Selanjutnya PKB yang terealisasi Rp233 miliar atau 51,51 persen dari target. Sedangkan Pajak Air Permukaan yang terealisasi sebesar 44,49 persen dari target.
“Kemudian pendapatan dari pajak rokok yang terealisasi pada semester 1 TA 2023 ini adalah sebesar Rp 750 miliar atau 55,65 dari target,” tutup Diky Wijaya.
Perolehan PAD Pemprov Kepri Priode Januari-Juni 2023
Sumber Pendapatan Target Realisiasi
PKB Rp453.193.710.000 Rp233.431.923.781
BBNKB Rp300.000.000.000 Rp206.969.527.000
PPBKB Rp420.000.000.000 Rp 244.920.876.493
PAP Rp1.053.500.000 Rp 468.739.311
Pajak Rokok Rp173.930.685.755 Rp 64.520.766.011
Jumlah Rp 1.348.177.895.755 Rp 750.311.832.596
Sumber : Bapenda Provinsi Kepri
Penulis : Ags
Editor : Ags





