Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemprov Kepri masih belum bisa memproses lelang pembangunan jaringan pipa disebagian Jalan D.I Panjaitan, Tanjungpinang.
“Sampai saat ini, kami belum mengajukan lelang. Karena proses pemataan lokasi jaringan pipa masih belum selesai,” ujar Kabid Cipta Karya, Sayed Wahidin, Minggu (30/4)
Menurutnya, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan komunikasi dengan Pemko Tanjungpinang untuk pemetaan lokasi ini.
Baca Juga : Ini Update Rencana Pembangunan Jembatan Batam Bintan
“Apabila sudah selesai, pekerjaan akan segera ditenderkan lewat Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE),” jelasnya.
Dipaparkannya, pekerjaan pembangunan pipa itu nanti tujuannya adalah untuk mengatasi persoalan kebocoran pipa milik PDAM.
Karena sepanjang km 10 sampai km 6 berada di badan jalan. Bocornya pipa otomatis akan merusak badan jalan. Kondisi ini juga menyebabkan pelayan PDAM menjadi kurang optimal.
Baca Juga : Bekas Cafe Airways Tanjungpinang Terbakar
“Pulau Bintan, khususnya Tanjungpinang sedang mengalami defisit air bersih. Sementara banyak air terbuang, karena keboroan pipa,” jelasnya lebih lanjut.
Dipaparkannya, untuk menuntaskan persoalan kebocoran pipa yang berada di badan jalan masih membutuhkan anggaran yang besar.
Menyiasati kondisi kekuatan yang terbatas, pekerjaan dilakukan secara bertahap. Maka dari itu, pihaknya meminta dukungan masyarakat dan pihak-pihak terkait.
Baca Juga : Gaslink Cylinder & GTM PGN Siap Jangkau Wilayah Non Jaringan Pipa
“Tanpa dukungan bersama, pembangunan yang akan dilakukan tidak akan berjalan dengan baik. Karena ini untuk kebutuhan bersama, makanya kami harapkan dukungan dari semua pihak,” ungkapnya.
Dikatakannya, pekerjaan prioritas yang akan dilaksanakan Pemprov Kepri adalah menyiapkan jaringan baru di Jalan D.I. Panjaitan. Yakni, disepanjang Batu 8 sampai Batu 10. Selain itu ada juga beberapa pekerjaan dari Batu 6 sampai Batu 8.
Lebih lanjut katanya, tingkat kebocoran yang frekuesinya tinggi adalah dari Batu 8-10. Lokasi ini, nanti yang akan dilakukan pembangunan jaringan baru.
“Karena rata-rata sepanjang lokasi ini, pipa utama PDAM Tirta Kepri berada di badan jalan,” tutup Sayed Wahidin.
Penulis : Ags
Editor : Ags





