Medianesia.id – Proses pendaftaran bakal calon anggota DPD RI dari daerah pemilihan (dapil) sudah memasuki tahapan verifikasi faktual. Pada tahapan ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta para bakal calon untuk menghadirkan sampel warga yang memberikan dukungan.
Anggota KPU Kepri, Arison, menyampaikan pada tahapan ini para bakal calon senator diminta membuktikan syarat KTP dukungan yang telah dilampirkan pada tahapan sebelumnya.
Proses pembuktian itu akan dilakukan di masing-masing kabupaten/kota. Adapun teknis verifikasi faktual dilakukan dengan 4 alternatif. Diantaranya, tim verifikator mendatangi tempat tinggal sesuai alamat yang tercantum di KTP. Atau, mengumpulkan dukungan di lokasi Panitia Pemungutan Suara (PPS). Berikutnya, melalui panggilan video, atau rekaman video.
“Prinsipnya pada tahapan ini untuk membuktikan apakah dukungan yang dilampirkan itu benar adanya,” ungkapnya, Kamis (9/2).
Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, tahapan verifikasi faktual dilaksanakan 6-26 Februari 2023. Dimulai dengan proses penyusunan tim verifikasi, lalu dilanjutkan pada proses menghadirkan sampel warga yang dimulai pada 10 Februari.
Selain itu, Arison juga mengimbau kepada masyarakat agar proaktif mengawasi tahapan verifikasi faktual. Apabila, dalam proses ini ada warga merasa tidak pernah mendukung salah satu bakal calon, tapi KTP-nya digunakan untuk syarat dukungan. Maka, dapat mengajukan keberatan kepada KPU Kepri maupun KPU kabupaten/kota.
“Kita imbau masyarakat juga ikut mengawasi. Kesempatan mengajukan keberatan terbuka sampai April 2023,” ucapnya.
Sebelumnya, KPU Kepri menyatakan 17 bakal calon anggota DPD RI di daerah pemilihan (dapil) Kepri memenuhi syarat verifikasi administrasi.
Adapun ke-17 bakal calon tersebut yakni, David Farel sebanyak 2.336 dukungan, Dharma Setiawan 2.815 dukungan, Dwi Ajeng Sekar Respaty 2.717 dukungan, dan Gerry Yasid sebanyak 3.039 dukungan.
Lalu, ada nama Hardi Selamat Hood dengan 2.384 dukungan, Haripinto Tanuwidjaja 2.649 dukungan, Hotman Hutapea 2.581 dukungan, Ria Saptarika 2.679 dukungan, Richard Hamonangan Pasaribu 2.591 dukungan, Sirajudin Nur 2.497 dukungan, dan Stephanie Gerard Martogi sebanyak 2.424 dukungan.
Selanjutnya, Alias Wello sebanyak 2.304 dukungan, Andhika Bintang Prasetya 2.072 dukungan, Ismeth Abdullah 2.977 dukungan, Juanda 2.068 dukungan, Raja Imran Hanafi 2.042 dukungan, serta Sunarto Poniman sebanyak 2.451 dukungan.*





