Arus Penumpang di Bandara RHF Turun Saat Lebaran, Imbas Kondisi Ekonomi?

Arus Penumpang di Bandara RHF Turun Saat Lebaran, Imbas Kondisi Ekonomi?
Penumpang Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Foto: Ismail

Medianesia.id, Tanjungpinang – Jumlah penumpang yang datang dan berangkat melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mengalami penurunan selama masa angkutan Lebaran tahun ini.

Berdasarkan data sejak 21 Maret hingga 3 April 2025, tercatat sebanyak 10.045 penumpang yang melintas di Bandara RHF. Angka ini menurun 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana tercatat sebanyak 10.934 penumpang.

“Pergerakan penumpang turun 8 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran tahun lalu,” ungkap Kepala Departemen Airport Security & Service Improvement Bandara RHF, Rudy Sudrajat, kemarin.

Lebih jauh Rudy menjelaskan, puncak arus mudik tercatat terjadi pada H-4 Lebaran, tepatnya 27 Maret 2025, dengan total 1.034 penumpang yang datang dan pergi melalui Bandara RHF.

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 7 April 2025, dengan prediksi pergerakan penumpang mencapai 650 orang.

“Selama masa angkutan Lebaran, terdapat satu tambahan frekuensi penerbangan (extra flight) rute Jakarta oleh maskapai Citilink Indonesia pada 25 Maret lalu,” jelasnya.

Untuk rute reguler, Rudy menyebut tidak ada perubahan signifikan. Rute Jakarta tetap dilayani oleh maskapai Batik Air setiap hari, Garuda Indonesia empat kali seminggum dan Citilink tiga kali seminggu.

Sedangkan rute antarwilayah Kepri, seperti Dabo Singkep, Tambelan, dan Letung, dilayani oleh maskapai Susi Air setiap Senin dan Kamis.

Penurunan arus penumpang ini memunculkan spekulasi bahwa lesunya kondisi ekonomi masyarakat turut berdampak pada minat bepergian melalui jalur udara, terutama menjelang hari raya. (Ism)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *