Sementara itu, Kepala Bulog Tanjungpinang, Arif, mengatakan antusiasme masyarakat untuk membeli beras SPHP sangat tinggi. Pihaknya membatasi pembelian hanya dua kantong dengan kapasitas 5 kilogram per orang.
“Wah antusias masyarakat sangat tinggi. Cuma 1 jam sudah habis terjual 2 ton,” kata Arif.
Menurutnya, dalam dua hari kegiatan, pasar murah ini menghabiskan 8 ton beras merek SPHP.
“Masyarakat suka karena harganya juga jauh di bawah HET. Kita jual Rp53 ribu, kalau di toko sekitar Rp57 ribu,” tambahnya.
Asisten I Pemko Tanjungpinang, Bambang Hartanto, mengatakan pasar murah ini membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Contohnya cabai, di sini masyarakat bisa beli dengan harga Rp70 ribu saja,” ujar Bambang.





