Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan komitmennya dalam merawat nilai-nilai keagamaan, memperkuat harmoni masyarakat, dan mengangkat marwah Kepri sebagai daerah berbudaya Islam yang kuat.
Hal ini tampak dari rangkaian kegiatan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Wakil Gubernur, Nyanyang Haris Pratamura yang berlangsung pada Jumat, 14 November 2025, mulai dari Pulau Penyengat hingga pusat Kota Tanjungpinang.
Gubernur Ansar Dampingi Ketua MPR RI dan Ulama Besar di Pulau Penyengat
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mendampingi Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dan ulama kondang Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menunaikan Salat Jumat di Masjid Sultan Riau Lingga, Pulau Penyengat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Habib Ali bin Habib Abdurrahman Alhabsyi, Anggota DPR RI Andre Rosiade, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, serta sejumlah tokoh daerah.
Pada khutbah Jumat, Habib Ali menyampaikan pesan mendalam tentang kemuliaan hari Jumat sebagai penghulu hari-hari dalam Islam.
Ia mengingatkan jamaah untuk memperbanyak amal sunnah, menjaga adab, serta memuliakan ketakwaan sebagai nilai tertinggi seorang hamba.
Baca juga: Gubernur Ansar Sambut Ketua MPR dengan Adat Melayu di Tanjungpinang
“Ilmu itu mulia, tetapi adab harus selalu didahulukan. Dan ketakwaan kepada Allah adalah kemuliaan tertinggi,” pesan Habib Ali kepada jamaah.
Usai salat, Gubernur Ansar mengajak Ketua MPR RI dan rombongan menziarahi situs-situs sejarah Melayu di Pulau Penyengat, termasuk makam Raja Haji Fisabilillah serta pujangga besar Raja Ali Haji.
Kegiatan ini menjadi wujud keseriusan Pemprov Kepri dalam melestarikan sejarah dan peradaban Islam di daerah ini.

Wagub Nyanyang Sambut Habib Jindan dan Kawal Kegiatan Kepri Bersholawat
Di waktu yang sama, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyambut kedatangan ulama, Habib Jindan bin Novel, di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.
Kehadiran Habib Jindan bertujuan mengisi tausiyah pada gelaran Kepri Bersholawat, agenda besar yang digelar di Tugu Sirih malam harinya.
Setibanya di Tanjungpinang pukul 11.27 WIB, Habib Jindan langsung menuju Masjid Raya Al-Hikmah untuk melaksanakan Salat Jumat bersama Wagub Nyanyang.
Baca juga: Penurunan TKD Bukan Halangan, Wagub Nyanyang: Genjot Investasi, Tingkatkan PAD
Dalam khutbahnya, Habib Jindan menekankan pentingnya menghambakan diri sepenuhnya kepada Allah SWT serta menjadikan nilai-nilai masjid sebagai cahaya dalam kehidupan.
“Barang siapa yang menghamba kepada Allah SWT, maka engkau jadikan Allah prioritasmu,” ujarnya.
Ia bahkan mengajak jamaah menjadi keluarga masjid sejati, yakni mereka yang membawa cahayanya ke kantor, ke rumah, dan ke lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan keagamaan ini menegaskan sinergi antara Gubernur Ansar dan Wakil Gubernur Nyanyang dalam membangun Kepri yang religius, berbudaya, dan rukun.
Keduanya turut aktif menghadiri kegiatan umat, menyambut para ulama, hingga menghidupkan kembali warisan sejarah Islam di Kepri.
Dengan kehadiran pemimpin daerah bersama para ulama besar, Kepri diharapkan semakin diberkahi, harmonis, dan menjadi kawasan yang menjunjung tinggi nilai-nilai islam sekaligus menjaga tradisi Melayu sebagai identitas utama.(ADV)
Editor: Brp





