Ansar menuturkan dirinya memiliki rencana besar menata wajah Kota Tanjungpinang agar lebih menarik dan dapat menarik kunjungan wisatawan.
Selain memnata Akau Potong Lembu, Jalan Merdeka, Teuku Umar, Gurindam 12 dan Pulau Penyengat yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir.
Revitalisai juga direncanakan menyentuh sejumlah kawasan lainnya. Target berikutnya kawasan Pelantar 1 dan 2, kemudian Jalan Bintan dan Lorong Bintan yang juga memiliki nilai sejarah yang menarik wisatawan.
“Kota Tanjungpinang dengan sejarahnya sebagai ibukota Provinsi Riau, ibukota Kabupaten Kepulauan Riau dan sekarang menjadi ibukota Provinsi Kepulauan Riau, dapat dikatakan merupakan berstatus Kota heritage. Dan seharusnya kota ini ditata menjadi menarik,” demikian Ansar. (Ism)
Editor : Brp





