Ancaman Keamanan di Balik Situs Streaming Ilegal, Pengguna Diminta Waspada

Ancaman Keamanan di Balik Situs Streaming Ilegal, Pengguna Diminta Waspada
Ilustrasi. Kebiasaan menonton film melalui situs streaming ilegal seperti IndoXXI, LK21, atau Rebahin dinilai memiliki risiko keamanan yang perlu diwaspadai. Foto: Pexels.

Medianesia, Batam – Kebiasaan menonton film melalui situs streaming ilegal seperti IndoXXI, LK21, atau Rebahin dinilai memiliki risiko keamanan yang perlu diwaspadai.

Selain melanggar hak cipta, aktivitas tersebut juga berpotensi membahayakan data pribadi hingga keamanan rekening pengguna.

Pakar keamanan siber menilai situs ini kerap menjadi media penyebaran malware.

Baca juga: Rusia Blokir Game Roblox, Puluhan Ribu Anak dan Remaja Sampaikan Protes ke Pemerintah

Ancaman ini muncul melalui iklan dan skrip berbahaya yang tertanam di dalam situs, terutama pada iklan pop up yang sering muncul saat pengguna mengakses atau mengklik tautan tertentu.

Situs ini umumnya memperoleh pendapatan dari iklan dalam jumlah besar, termasuk iklan judi daring dan konten dewasa.

Ketika iklan tersebut diklik, perangkat pengguna dapat secara otomatis mengunduh program berbahaya tanpa disadari.

Beberapa risiko yang dapat timbul antara lain pencurian data pribadi melalui teknik phishing.

Baca juga: Traveler Wajib Punya DJI Neo 2, Drone Ringan untuk Dokumentasi Liburan

Dalam kasus ini, perangkat dapat disusupi spyware yang merekam aktivitas layar atau input papan ketik.

Kondisi tersebut berisiko jika pengguna mengakses layanan perbankan digital atau dompet elektronik pada perangkat yang sama, karena data seperti kata sandi dan PIN dapat dicuri.

Ancaman lain adalah ransomware, yakni malware yang mengunci data pada perangkat pengguna.

Pelaku kemudian meminta sejumlah uang agar data tersebut dapat diakses kembali.

Selain itu, perangkat juga berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal lain seperti penambangan aset kripto tanpa sepengetahuan pemilik, yang dapat menyebabkan penurunan kinerja hingga kerusakan perangkat.

Baca juga: Hacker Bjorka Klaim Bocorkan Data 341 Ribu Anggota Polri

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah melakukan pemblokiran terhadap situs-situs streaming ilegal menggunakan sistem pengais konten negatif. Namun, situs-situs tersebut kerap muncul kembali dengan nama domain baru.

Oleh karena itu, kesadaran pengguna dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan data dan perangkat. Mengakses layanan streaming resmi disebut sebagai langkah yang lebih aman untuk menghindari risiko kejahatan siber.(*)

Editor: Brp

Pos terkait