Medianesia.id, Karimun – Setelah lama ditunggu-tunggu, akhirnya bantuan bagi warga Kabupaten Karimun di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro, datang juga.
Bantuan tersebut berupa beras masing-masing seberat 10 kilogram dari pemerintah pusat melalui Badan Urusan Logistik (Bulog).
Untuk pendistribusian bantuan beras PPKM itu, Bulog menggandeng PT Pos Indonesia.
Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Karimun, Sumarsono mengatakan, berdasarkan data yang diterima pihaknya, sebanyak 12.115 warga Kabupaten Karimun mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa masing-masing beras seberat 10 kilogram.
Bantuan tersebut diberikan pusat dalam rangka menghadapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat pandemi Covid-19.
“Sebanyak 12.115 warga penerima itu terbagi ke dalam dua kelompok penerima manfaat yakni Program Keluarga Harapan atau PKH sebanyak 5.052 penerima dan program Bantuan Sosial Tunai sebanyak 7.063 penerima,” kata Sumarsono.
Sumarsono mengatakan ada lima kantor pos yang akan mendistribusikan bantuan beras PPKM tersebut yakni Kantor Pos Karimun, Kantor Pos Meral, Kantor Pos Tanjungbatu, Kantor Pos Prayun di Kundur Barat dan Kantor Pos Moro.
“Total keseluruhan beras yang akan kami salurkan sekitar 12 ton lebih,” ujar Sumarsono.
Kegiatan penyaluran bantuan beras PPKM tersebut sudah dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim.
Anwar mengatakan, bantuan ini merupakan program dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial.
Perihal data Wabup Karimun itu mengatakan murni kewenangan pemerintah pusat sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
“Datanya ada muncul diaplikasi pusat juga,” ujar Anwar.

Wabup memastikan tidak ada istilah yang dapat bantuan adalah sanak famili, tetangga dekat dan sebagainya.
“Itu tidak ada karna semua harus mengacu kriteria yang sudah ditetapkan. Sekarang tinggal bagaimana pendistribusiannya yang tepat sasaran sesuai data, dan ini yang harus dikawal,” pintanya.
Hal senada juga dikatakan Kepala Bulog Batam yang membawahi Batam dan Karimun, Ricky Febriansyah.
Ricky membenarkan data penerima bantuan beras PPKM tersebut memang bersumber dari pemerintah pusat dalam hal ini Kemensos RI.
“Peran Bulog adalah menyediakan beras bagi penerima. Untuk pendistribusian kami bekerjasama dengan Kantor Pos untuk sampai ke pulau-pulau,” ujar Ricky. (cr7)





