Akhir 2023, Inflasi yoy Batam-Tanjungpinang 2,76 Persen

Stok Beras Aman untuk Ramadhan dan Idul Fitri di Kepri
Ilustrasi ketersediaan beras di Gudang Bulog Tanjungpinang. Foto : Ismail

Medianesia.id, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat dua kota di Provinsi Kepri, Batam dan Tanjungpinang, mengalami inflasi year on year(yoy) sebesar 2,76 persen pada Desember 2023.

Sementara inflasi month to month (mtm) Desember 2023 sebesar 0,44 persen.

“Dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam mengalami inflasi year on year (yoy) 2,85 persen, dan Tanjungpinang sebesar 2,14 persen,” kata Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus, dalam keterangan rilis, Selasa (2/1).

Sejumlah komoditas yang menyumbang inflasi yoy pada Desember 2023, antara lain: beras sebesar 0,40 persen; rokok kretek filter sebesar 0,29 persen; cabai merah sebesar 0,23 persen; emas perhiasan sebesar 0,19 persen; dan sewa rumah sebesar 0,10 persen.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, inflasi y-o-y Desember 2023 terhadap Desember 2022 sebesar 2,76 persen, lebih kecil dibandingkan dengan inflasi yoy Desember 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 5,83 persen.

“Kemudian, Desember 2023 terjadi inflasi mtm sebesar 0,44 persen, menurun dibandingkan inflasi mtm Desember 2022 sebesar 1,11 persen,” sebutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *