“Kami melihat AJI dapat berkembang dan selalu menjadi mitra kami, dalam memberikan informasi yang valid,” sebutnya.
Perwakilan FKUB Kepri, Iwan Kusuma, menuturkan, bahwa regulasi keagamaan di Tanjungpinang sudah cukup baik.
Namun, pihaknya mendorong agar pemerintah bisa menerbitkan perda FKUB untuk merawat keberagaman di tengah masyarakat.
“Karena Pemerintah Pusat mendorong setiap daerah untuk menerbitkan Perda FKUB. Jadi kita tinggal menunggu pelaksanaannya saja,” sebutnya.
Ketua AJI Tanjungpinang, Jailani mengatakan tema Merawat Keberagaman di Tahun Politik, yang diangkat dalam diskusi ini merupakan upaya AJI Tanjungpinang untuk menyukseskan jalannya pesta demokrasi tahun 2024.
“Kita harapkan dari kegiatan ini, akan banyak hal yang dapat diserap. Apalagi, Pemilu merupakan pondasi masyarakat dalam demokrasi,” ujarnya.





