Medianesia, Batam – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima melalui hotline Lapor Pak Purbaya di WhatsApp (0822-4040-6600). laporan itu mengenai ulah oknum pegawai Bea Cukai
Dalam aduan tersebut, pelapor menyebut beberapa pegawai Bea Cukai sering terlihat nongkrong di gerai Starbucks dengan mengenakan seragam dinas dan membawa laptop. Mereka disebut kerap berdiskusi dengan sesama petugas atau orang lain berbaju preman.
Baca juga: 18 Gubernur Datangi Kemenkeu Protes Pemotongan Dana TKD
“Setiap hari saya melihat petugas Bea Cukai nongkrong di Starbucks, lengkap dengan laptop. Mereka sering membicarakan soal aset, kiriman mobil, dan urusan jual beli,” kata Purbaya membacakan laporan tersebut di kantor Kemenkeu seperti ditulis detikcom, Jumat (17/10/2025).
Menanggapi hal itu, Purbaya meminta Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Heru Pambudi yang juga mantan Dirjen Bea Cukai untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Ia menegaskan, pegawai Bea Cukai sebaiknya menghindari kegiatan nongkrong di tempat umum dengan seragam dinas demi menjaga citra lembaga.
Baca juga: Sudah Belasan Tahun Berjalan, FTZ Kepri Dinilai Belum Beri Dampak Merata
Purbaya tampak kesal karena merasa arahannya selama ini belum sepenuhnya dijalankan oleh jajaran di bawahnya.
Ia bahkan memberi peringatan keras kepada pegawai yang masih mengulangi perilaku serupa.
“Mulai Senin depan, kalau masih ada yang begitu lagi, saya akan tindak tegas. Jangan sampai nongkrong di Starbucks pakai seragam, itu tidak pantas,” tegasnya.
Selain laporan soal ulak oknum Bea Cukai, Menkeu telah menerima 2.459 pesan berisi ucapan selamat, sisanya 13.285 laporan sedang diverifikasi.
Baca juga: Purbaya Sentil Pemda: Dana Transfer Bisa Aman, Asal Kinerjanya Oke
“Ada sepuluh laporan yang sudah mulai dikerjakan,” kata Purbaya.(*)
Editor: Brp





