Medianesia.id, Batam – Kabar mengejutkan datang dari dua raksasa teknologi Asia Tenggara, GOTO dan Grab.
Rumor merger kedua perusahaan ini kembali mencuat dan langsung mengerek harga saham GOTO di awal perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 09.10 WIB, saham perusahaan teknologi ini naik 4,76 persen ke level Rp88 per saham.
Lonjakan ini terjadi sesaat setelah pembukaan saham dan membentuk gap up, celah kosong pada chart yang menunjukkan kenaikan harga signifikan.
Isu merger ini kembali muncul setelah sebelumnya sempat tertunda beberapa tahun lalu. Dikabarkan, tujuan merger ini adalah untuk mengatasi kerugian yang dialami kedua perusahaan akibat persaingan ketat di antara mereka.
Menurut Bloomberg, dua perusahaan yang juga merupakan pemimpin layanan pesan-antar makanan di wilayah berpenduduk lebih dari 650 juta orang ini, sedang melakukan diskusi awal tentang berbagai skenario terkait merger.
Salah satu opsi potensial adalah Grab mengakuisisi dengan menggunakan uang tunai, saham, atau kombinasi keduanya.
Sumber Bloomberg menambahkan bahwa GOTO lebih terbuka terhadap kesepakatan setelah Patrick Walujo mengambil alih posisi CEO tahun lalu.
Diskusi merger ini kabarnya mendapat dukungan dari pemegang saham utama kedua perusahaan. Namun, terdapat beberapa rintangan yang perlu dihadapi, seperti valuasi perusahaan dan struktur kesepakatan.(*/Brp)
Editor: Brp





