“Saya pastikan bahwa buaya tersebut tidak lepas dari Pulau Bulan, di situ memang habitat buaya,” tegasnya.
Lebih lanjut katanya, terkait ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dan rapat dengan masyarakat untuk membahas terkait kemunculan buaya.
“Dari hasil rapat pertama sudah disepakati dengan masyarakat nelayan, warga Perumahan Mukakuning Pratama, pihak kelurahan untuk rapat kembali guna memutuskan penanganannya lebih luas dan utuh agar mencapai kesepakatan bersama,” paparnya.
Termasuk juga terkait langkah yang telah dan akan dilakukan kedepannya untuk mencegah adanya korban jiwa terutama anak-anak yang sering bermain di sekitaran sungai.
“Kemarin, kami sudah sosialisasi kepada masyarakat melalui RT RW kelurahan untuk tidak beraktifitas di sana, rencana akan kami buatkan plang peringatan sekaligus rapat penanganannya,” bebernya.
Tak hanya disitu saja, langkah kedepannya bersama dengan pemerintah setempat untuk pembentukan satgas penanganan konflik satwa di perumahan Muka kuning Pratama.
“Terakhir, kami meminta kepada warga untuk berhati-hati dan selalu waspada melakukan saat aktifitas di sungai itu,” pungkasnya.(*)
Editor : Ags





