Medianesia.id, Tanjungpinang – Periode Januari hingga Oktober tahun 2023, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang mencatat 424 warga mengalami gangguan jiwa berat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 392 warga Tanjungpinang mendapatkan penanganan medis kejiwaan di rumah sakit.
Kepala Dinkes Tanjungpinang Elfiani Sandri, mengatakan, sepanjang Januari hingga Oktober 2023, pihaknya mencatat data 424 warga mengalami gangguan jiwa berat.
“Gangguan jiwa harus mendapat penanganan. Perlu penanganan secara kolaborasi dengan berbagai sektor,” kata Elfiani, belum lama ini.
Dinkes Tanjungpinang merujuk warga yang mengalami sakit jiwa berat tersebut, ke rumah sakit khusus yaitu RSUD Engku Haji Daud Tanjunguban, Bintan.
Sedangkan di RSUD Tanjungpinang, RSUD Raja Ahmad Thabib dan RSAL Tanjungpinang, menangani gangguan jiwa skala ringan dan sedang.
“Nantinya mereka akan kembali lagi ke keluarganya, itulah fungsi keluarga yang sangat besar,” kata Elfiani.





