Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun Ruffindy Alamsjah menyebut, pelatihan pertama di tahun 2024 diikuti 30 calon tenaga kerja.
“Pelatihan yang kami laksanakan ini berdasarkan kebutuhan pasar kerja,” jelasnya.
“Dasarnya pada akhir tahun 2023, pihaknya mengundang perusahaan meminta skill apa saja yang dibutuhkan. Kedepan akan ada pelatihan-pelatihan lagi,” sambungnya.
Ruffindy menyampaikan, telah ada perusahaan yang berkomitmen untuk merekrut puluhan calon tenaga kerja tersebut.
“Terpenting itu mereka lulus pelatihan, karena sertifikatnya dikeluarkan oleh Kemenaker dan BNSP, ” ujarnya.
Ruffindy berharap semakin banyak calon tenaga kerja yang mengikuti pelatihan, lebih banyak juga yang ikut berpartisipasi di dunia kerja.
“Tidak hanya menjadi penonton, tapi juga bisa bekerja di perusahaan,” tegasnya. (*)
Editor: Brp





