“Setelah lepas landas, pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base/ RTB) dikarenakan ada salah satu indikator menyala di ruang kokpit (yang memberitahukan atau menunjukkan), kemungkinan ada kendala teknis (technical reason),” ujar Danang dalam keterangan tertulis.
Danang menyatakan keputusan pilot sudah tepat, karena mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan serta para penumpang. Selanjutnya, pemeriksaan dan pengecekan akan dilakukan terhadap pesawat jenis Airbus 320-200 registrasi PK-LUT tersebut.
“Batik Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul sehingga penerbangan para tamu ID-6803 terganggu. Batik Air telah memberikan layanan kompensasi penundaan keberangkatan (delay management) berdasarkan ketentuan yang berlaku,” ujar Danang.
Sumber:CNN





