Menurut Ansar, jumlah tersebut masih sangat minim untuk mengakomodir masyarakat yang memiliki kriteria usaha ekonomi kreatif.
Namun demikian, kedepan masyarakat yang juga termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial itu yang didahulukan untuk diberikan bantuan.
“Oleh karena itu, syukuri dan manfaatkan dengan baik. Walaupun nominalnya hanya Rp5 juta, tapi saya kira cukup bermanfaat,” ujar Ansar.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga turut dibagikan bantuan kesejahteraan sosial beras kepada 400 warga Tanjungpinang Bantuan ini bersumber dari Silpa Dana Insentif Daerah tahun 2022.
“Bantuan beras sebanyak 5 kilogram mudah-mudahan bisa meringankan beban bapak ibu, dan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat serta kesejahteraan keluarga,” pungkas Ansar. (Ism)
Editor : Brp





