<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penangkapan Archives - Medianesia.id</title>
	<atom:link href="https://medianesia.id/tag/penangkapan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Berita Terbaru Hari Ini Kepri dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Apr 2025 03:45:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://medianesia.id/wp-content/uploads/2025/06/cropped-cropped-Logo-medianesia-kecill-1-32x32.png</url>
	<title>Penangkapan Archives - Medianesia.id</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Tanjungpinang, Satu DPO Diduga Bandar dari Malaysia</title>
		<link>https://medianesia.id/dua-pengedar-sabu-dibekuk-di-tanjungpinang-satu-dpo-diduga-bandar-dari-malaysia/</link>
					<comments>https://medianesia.id/dua-pengedar-sabu-dibekuk-di-tanjungpinang-satu-dpo-diduga-bandar-dari-malaysia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 03:45:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkapan]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar sabu]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=69179</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Tanjungpinang – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang kembali mengungkap peredaran narkoba jenis sabu di&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/dua-pengedar-sabu-dibekuk-di-tanjungpinang-satu-dpo-diduga-bandar-dari-malaysia/">Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Tanjungpinang, Satu DPO Diduga Bandar dari Malaysia</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Medianesia.id"><strong>Medianesia.id, Tanjungpinang</strong></a> – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang kembali mengungkap peredaran narkoba jenis sabu di wilayahnya.</p>
<p>Dua orang pelaku berinisial LA dan AP ditangkap di lokasi berbeda. Penangkapan pertama tersangaka AP ditangkap di sebuah rumah di Kampung Bugis, Tanjungpinang, Senin, 7 April 2025.</p>
<p>Kasat Narkoba Polresta Tanjungpinang, AKP Lajun Siado Rio Sianturi, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi adanya transaksi narkoba di kawasan tersebut.</p>
<p>&#8220;Tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan LA dengan barang bukti sebanyak 49 paket sabu seberat total 228,45 gram,&#8221; ungkapnya, Rabu, 16 April 2025.</p>
<p>Hasil pengembangan dari LA mengarah kepada pelaku kedua, AP, yang diketahui mendapat pasokan sabu dari Malaysia.</p>
<p>Barang haram itu masuk melalui jalur laut menggunakan kapal penumpang. Modusnya, sabu dibuang di tengah laut dan kemudian diambil oleh jaringan mereka.</p>
<p>&#8220;AP mengaku mengambil sabu langsung dari Malaysia. Sebagian barang bukti juga sudah sempat diedarkan. Total sabu yang mereka ambil sekitar 300 gram,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain sabu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa dua timbangan digital dan alat hisap (bong).</p>
<p>Menurut polisi, LA merupakan residivis kasus narkoba, sementara AP baru pertama kali terlibat dan kini sedang diproses hukum.</p>
<p>Sementara itu, seorang pelaku lain berinisial S yang diduga sebagai bandar masih dalam pencarian dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).</p>
<p>Para pelaku dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112 juncto Pasal 132 Undang-Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara. (Ism)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/dua-pengedar-sabu-dibekuk-di-tanjungpinang-satu-dpo-diduga-bandar-dari-malaysia/">Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Tanjungpinang, Satu DPO Diduga Bandar dari Malaysia</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/dua-pengedar-sabu-dibekuk-di-tanjungpinang-satu-dpo-diduga-bandar-dari-malaysia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Imigrasi Batam Tangkap Dua Buronan Filipina, Tersangka Kejahatan Transnasional</title>
		<link>https://medianesia.id/imigrasi-batam-tangkap-dua-buronan-filipina-tersangka-kejahatan-transnasional/</link>
					<comments>https://medianesia.id/imigrasi-batam-tangkap-dua-buronan-filipina-tersangka-kejahatan-transnasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2024 07:20:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[buronan]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Imigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Imigrasi Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Transnasional]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=62750</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam &#8211; Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil menangkap dua warga negara Filipina yang masuk dalam&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/imigrasi-batam-tangkap-dua-buronan-filipina-tersangka-kejahatan-transnasional/">Imigrasi Batam Tangkap Dua Buronan Filipina, Tersangka Kejahatan Transnasional</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://medianesia.id/"><strong>Medianesia.id</strong></a>, <a href="https://medianesia.id/tag/batam/"><strong>Batam</strong></a> &#8211; Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil menangkap dua warga negara Filipina yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Batam pada Kamis (22/8/2024).</p>
<p>SG (40) dan KO (24) diduga terlibat dalam pelanggaran imigrasi dan menjadi tersangka utama dalam kasus kejahatan transnasional di Filipina.</p>
<p>Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat dan hasil penyelidikan intensif Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Batam.</p>
<p>Tim berhasil melacak keberadaan kedua buronan di wilayah Batam Center setelah melakukan pengawasan dan pengecekan data melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing.</p>
<p>Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Safar M Godam, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi yang baik antara Indonesia dan Filipina.</p>
<p>&#8220;Ini menunjukkan komitmen kita dalam memberantas kejahatan transnasional di kawasan ASEAN,&#8221; ujar Godam.</p>
<p>Setelah ditangkap, SG dan KO langsung diserahkan kepada Biro Imigrasi Filipina untuk dideportasi ke negara asal.</p>
<p>Sementara itu, dua tersangka lainnya yang masih buron, yaitu AG (38) dan WG (34), masih dalam pengejaran oleh pihak berwenang.(*/Brp)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/imigrasi-batam-tangkap-dua-buronan-filipina-tersangka-kejahatan-transnasional/">Imigrasi Batam Tangkap Dua Buronan Filipina, Tersangka Kejahatan Transnasional</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/imigrasi-batam-tangkap-dua-buronan-filipina-tersangka-kejahatan-transnasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
