<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>E Commerce Archives - Medianesia.id</title>
	<atom:link href="https://medianesia.id/tag/e-commerce-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Berita Terbaru Hari Ini Kepri dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jan 2025 01:46:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://medianesia.id/wp-content/uploads/2025/06/cropped-cropped-Logo-medianesia-kecill-1-32x32.png</url>
	<title>E Commerce Archives - Medianesia.id</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bukalapak Resmi Hentikan Layanan Marketplace, Fokus pada Produk Virtual</title>
		<link>https://medianesia.id/bukalapak-resmi-hentikan-layanan-marketplace-fokus-pada-produk-virtual/</link>
					<comments>https://medianesia.id/bukalapak-resmi-hentikan-layanan-marketplace-fokus-pada-produk-virtual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 01:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bukalapak marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[E Commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Virtual]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=66706</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam &#8211; Bukalapak secara resmi menutup layanan marketplace miliknya mulai Selasa (7/1/2024). Keputusan ini&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/bukalapak-resmi-hentikan-layanan-marketplace-fokus-pada-produk-virtual/">Bukalapak Resmi Hentikan Layanan Marketplace, Fokus pada Produk Virtual</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://medianesia.id/"><strong>Medianesia.id</strong></a>, <a href="https://medianesia.id/tag/batam/"><strong>Batam</strong></a> &#8211; Bukalapak secara resmi menutup layanan marketplace miliknya mulai Selasa (7/1/2024).</p>
<p>Keputusan ini diambil sebagai bagian dari transformasi strategis perusahaan untuk berfokus sepenuhnya pada penjualan produk virtual, seperti pulsa prabayar, token listrik, dan layanan serupa.</p>
<p>Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui blog perusahaan, Bukalapak menyampaikan bahwa penghentian operasional penjualan produk fisik merupakan langkah untuk memperkuat fokus pada layanan digital.</p>
<p>&#8220;Kami ingin menginformasikan bahwa Bukalapak akan menjalani transformasi untuk meningkatkan fokus pada Produk Virtual. Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan Produk Fisik di Marketplace Bukalapak,&#8221; tulis Bukalapak.</p>
<p>Bukalapak menjelaskan bahwa pesanan produk fisik masih dapat dilakukan hingga Kamis, 9 Februari 2025, pukul 23.59 WIB.</p>
<p>Setelah itu, fitur untuk menambahkan produk baru akan dinonaktifkan mulai 1 Februari 2025. Semua pesanan yang belum diproses hingga 2 Maret 2025 pukul 23.59 WIB akan dibatalkan secara otomatis, dan dana pembelian akan dikembalikan melalui BukaDompet.</p>
<p>Untuk mendukung proses transisi ini, Bukalapak telah menyediakan panduan bagi para pelapak untuk menarik saldo dan dana pengembalian, mengunduh data transaksi dan riwayat penjualan serta mengelola penutupan akun secara bertahap.</p>
<p>&#8220;Kami sepenuhnya memahami bahwa perubahan ini akan berdampak pada usaha Pelapak, dan kami berkomitmen untuk membuat proses transisi ini berjalan sebaik mungkin,&#8221; tulis Bukalapak.</p>
<p>Setelah marketplace resmi ditutup, Bukalapak akan fokus pada layanan produk virtual, yang meliputi pulsa prabayar dan pascabayar, paket data, token listrik dan listrik pascabayar, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, pajak, PBB, dan denda tilang, voucher streaming, digital emas, dan berbagai pembayaran digital lainnya.</p>
<p>Bukalapak juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pelapak yang telah mendukung perjalanan perusahaan sejak berdiri pada 2010.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan kepercayaan Pelapak selama ini!&#8221; tulis Bukalapak.(*)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/bukalapak-resmi-hentikan-layanan-marketplace-fokus-pada-produk-virtual/">Bukalapak Resmi Hentikan Layanan Marketplace, Fokus pada Produk Virtual</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/bukalapak-resmi-hentikan-layanan-marketplace-fokus-pada-produk-virtual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendag Pantau PHK Massal Tokopedia, Soroti Efisiensi Pasca-Akuisisi TikTok</title>
		<link>https://medianesia.id/kemendag-pantau-phk-massal-tokopedia-soroti-efisiensi-pasca-akuisisi-tiktok/</link>
					<comments>https://medianesia.id/kemendag-pantau-phk-massal-tokopedia-soroti-efisiensi-pasca-akuisisi-tiktok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2024 08:08:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[E Commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendag]]></category>
		<category><![CDATA[PHK Tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok Akuisisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=60489</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam &#8211; Kementerian Perdagangan (Kemendag) angkat bicara terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan karyawan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kemendag-pantau-phk-massal-tokopedia-soroti-efisiensi-pasca-akuisisi-tiktok/">Kemendag Pantau PHK Massal Tokopedia, Soroti Efisiensi Pasca-Akuisisi TikTok</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://medianesia.id/">Medianesia.id</a></strong>, <strong><a href="https://medianesia.id/tag/batam/">Batam</a></strong> &#8211; Kementerian Perdagangan (Kemendag) angkat bicara terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan karyawan Tokopedia.</p>



<p>Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Isy Karim, menyatakan bahwa pihaknya masih memantau perkembangan terkait PHK yang dilakukan oleh perusahaan e-commerce tersebut.</p>



<p>&#8220;Terkait pemberitaan mengenai PHK ini, kami masih memantau terlebih dahulu,&#8221; ujar Isy kepada detikcom, Sabtu (15/6/2024).</p>



<p>Selain memantau, Kemendag juga akan meminta klarifikasi dari Tokopedia mengenai detail PHK yang terjadi.</p>



<p>Isy mengungkapkan bahwa sebelumnya, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Tokopedia saat mendengar kabar PHK tersebut.</p>



<p>Isy menjelaskan bahwa PHK ini dilakukan sebagai langkah efisiensi dengan mengurangi jabatan ganda yang muncul akibat integrasi sistem setelah Tokopedia diakuisisi oleh TikTok.</p>



<p>&#8220;Sementara ini, berdasarkan penjelasan dari pihak Tokopedia, PHK dilakukan untuk efisiensi dengan mengurangi fungsi yang redundant akibat integrasi sistem antara TikTok Shop dan Tokopedia,&#8221; jelas Isy.</p>



<p><p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kemendag-pantau-phk-massal-tokopedia-soroti-efisiensi-pasca-akuisisi-tiktok/">Kemendag Pantau PHK Massal Tokopedia, Soroti Efisiensi Pasca-Akuisisi TikTok</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/kemendag-pantau-phk-massal-tokopedia-soroti-efisiensi-pasca-akuisisi-tiktok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
