Mendigbud Bakal Bantu Biaya Pendidikan untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim (foto:ist)

Medianesia.id, Batam – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menjelaskan dalam 10 tahun terakhir, jumlah mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang menerima beasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah sudah meningkat lebih dari 10 kali lipat. Peningkatan secara signifikan terjadi pada tahun 2019 yakni sebesar 130.000 penerima dan tahun 2020 sebesar 200.000 penerima.

Namun, ia mengakui bahwa tujuan KIP Kuliah belum sepenuhnya tercapai karena berbagai permasalahan, di antaranya adalah besaran biaya pendidikan bagi penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah sejak tahun 2010 hingga 2020 hanya sebesar Rp 2.400.000 per semester per mahasiswa untuk seluruh program studi.

“Ini menyebabkan calon mahasiswa dari kalangan keluarga tidak mampu menjadi kesulitan untuk mendaftar ke prodi-prodi terbaik pada perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” ujar Nadiem dalam keterangan tertulis Senin (29/3/2021).

Baca Juga  WOW, Trans Studio Garden Bakal Hadir di Tanjungpinang

Kemudian terkait biaya hidup, jumlah bantuan yang didapat penerima Bidikmisi tahun 2010-2016 sebesar Rp 600.000, dan sejak itu telah meningkat dua kali pada tahun 2017 menjadi Rp 650.000 dan tahun 2019 menjadi Rp 700.000.

“Kebanyakan calon mahasiswa ini merantau, mereka jadi tidak berani memilih kampus terbaik di kota atau pulau lain. Mereka cenderung memilih kampus yang dekat dengan tempat tinggal untuk mengurangi pengeluaran biaya hidup,” ujar Nadiem.