Vietnam Boikot Ritel Fesyen H&M

H&M

Medianesia.id, Batam – Warga Vietnam memboikot ritel fesyen asal Swedia, H&M. Aksi ini menyusul warga China yang terlebih dahulu memboikot H&M.

Boikot dilakukan usai H&M memancing kemarahan warga Vietnam setelah peta di situs perusahaan menggambarkan pulau-pulau di Laut China Selatan sebagai wilayah China.

Seperti diketahui, Vietnam dan China memiliki klaim yang berlawanan atas pulau di Laut China Selatan.

Sementara pihak berwenang di Shanghai mengatakan mereka memanggil unit lokal H&M untuk mengatasi masalah dengan peta di situsnya pada pekan lalu. Namun, tidak jelas apakah ini peta yang sama dengan peta yang membuat marah warga Vietnam.

Mengutip Business Standard, warganet Vietnam mengkritisi sikap H&M yang diam-diam memihak China dalam sengketa tersebut. Warga net Vietnam mendesak perusahaan untuk meminta maaf dan mengubah kembali nine dash line seperti semula.

Baca Juga  KB Bukopin Gunakan Teknologi yang Dikembangkan KB Kookmin

Sebelumnya, H&M diboikot di China setelah pemerintah China memperingatkan perusahaan untuk tidak mempolitisasi ekonomi mereka dengan tuduhan menggunakan tenaga kerja paksa warga Uighur di Xinjiang.