USAID Indonesia: Hanya 6,9 Persen Sumber Air Minum Yang Layak untuk Dikonsumsi

USAID. foto/tangkap layar
USAID. foto/tangkap layar

Medianesia.id, Batam – Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia, Matthew Burton menegaskan hanya 6,9 persen saja sumber air minun yang ada di wilayah Indonesia yang masuk dalam kategori aman untuk dikonsumsi.

Berdasarkan catatanya, Indonesia memiliki 89 persen Rumah Tangga yang memiliki sumber air minum yang layak dan terlindungi. Namun, baru 6,9 persen yang masuk dalam kategori sumber air minum yang aman untuk dikonsumsi.

“Kondisi ini memberi dampak tidak baik, terutama untuk anak-anak. Diantaranya, diare karena buruknya akses sanitasi dan air minum, menjadi penyebab kematian 11 persen balita. Selain itu, buruknya akses air minum dan sanitasi juga berkontribusi terhadap angka stunting yang dialami oleh 28 persen anak Indonesia,” jelas Matthew Burton dalam Online Talk Show ‘Apa Arti Air Bagimu?’ yang ikuti ratusan partisipan dari seluruh Indonesia, pada Jumat (19/3/2021) pagi.

Baca Juga  Ampuh! Ini dia Rahasia Sehat Menahan Lapar dan Haus saat Berpuasa

Untuk itu, tambahnya, tantangan dalam penyediaan air bersih bertambah dengan adanya perubahan iklim dan cuaca ekstrim. Dimana dalam RPJMN 2020-2024 menyebutkan, Indonesia mengalami defisit air baku sebesar 90 meter kubik per detik oleh tingginya kebutuhan air, sementara saat ini terjadi penurunan cadangan air baku.