Total 411 dari 674 Orang Warga Sumbar Dinyatakan Sembuh Covid-19

Medianesia.id, Sumbar – Sebanyak 411 orang dari 674 orang warga Sumatera Barat yang positif terpapar COVID-19 atau sekitar 60,98 persen, dinyatakan telah sembuh per Sabtu ini.

“Hari ini tambah empat orang pasien yang sembuh jadi total 411 orang sembuh,” kata Juru Bicara COVID-19 Sumbar, Jasman di Padang, Sabtu (13/6).

Tingkat kesembuhan itu jauh lebih tinggi dari angka nasional yang mencapai 36,81 persen atau 13.776 orang sembuh dari 37.420 orang yang dinyatakan positif COVID-19 hingga Sabtu pukul 12.00 WIB.

“Kita bersyukur semakin banyak pasien yang sembuh, sementara penambahan kasus sudah tidak terlalu signifikan lagi,” katanya.

Ia berharap penyebaran virus itu bisa dikendalikan dengan kian masifnya tes usap yang dilakukan Pemprov Sumbar.

Baca Juga  Giliran Sekwan Bintan Diperiksa Tim Penyidik KPK di Polres Tanjungpinang

Ditargetkan dalam waktu dekat 50 ribu orang atau setara 1 persen jumlah penduduk Sumbar bisa menjalani tes usap untuk memutus mata rantai penyebaran.

Sekarang sudah lebih dari 27 ribu orang yang telah mengikuti tes tersebut.

Sementara itu informasi dari Dinas Kesehatan Sumbar, dari hasil PCR sebanyak 964 spesimen terperiksa oleh tim laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Balai Penelitian Veteriner Baso yang dipimpin Dr dr Andani Eka Putra, MSc, Sabtu ini terkonfirmasi sebanyak 3 (tiga) sampel positif COVID-19.

Dengan demikian hingga Sabtu total 674 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 di Sumbar.

Tiga orang terkonfirmasi positif itu seluruhnya dari Kota Padang dengan rincian wanita (11) warga Cengkeh, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, penanganan isolasi mandiri sementara.

Baca Juga  Resmikan Dermaga II Telaga Punggur, Menhub: Konektivitas Laut Sangat Diperlukan

Kemudian wanita (37) warga Pasa Gadang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, penanganan isolasi mandiri sementara.

Dan wanita (24) warga Kampuang Jao, status mahasiswa, diduga terpapar di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sumber:Antara