Tidak Lapor SPT Tahunan akan Dikenakan Denda Hingga Pidana

Ilustrasi. foto/istimewa
Ilustrasi. foto/istimewa

Medianesia.id, Batam – Batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak semakin dekat. Para wajib pajak (WP) orang pribadi (OP) diminta untuk segera melaporkan SPT tahunan sebelum tenggat waktu besok, 31 Maret 2021. Sementara untuk WP Badan ditutup pada 30 April 2021.

Pelaporan SPT pajak bersifat wajib. Untuk itu, jika terlambat atau tidak melapor, akan ada sanksi tidak lapor SPT tahunan berupa denda hingga pidana. Sanksi sudah tercantum dalam Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum Perpajakan (KUP).

Berdasarkan Pasal 7 UU KUP, besaran sanksi sebesar Rp100 ribu untuk SPT Tahunan WP OP dan Rp1 juta untuk SPT Tahunan WP Badan.

Biaya denda ini masih bisa bertambah bila wajib pajak yang seharusnya membayar denda terlambat menyetor uang denda. Penambahan biaya denda mengikuti tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) lalu ditambah 5 persen dan dibagi 12 bulan.

Baca Juga  WOW, Trans Studio Garden Bakal Hadir di Tanjungpinang

Ketentuan ini berubah dari sebelumnya sebesar 2 persen per bulan. Aturan baru ini mengikuti ketentuan di Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Penukuran uang baru di Bank Mandiri cabang Gatot Subroto, Jakarta, 10 Mei 2019.