Terdawa Kasus Tambang Ini Kembalikan Kerugian Negara Rp 8 Miliar

Medianesia.id, Tanjungpinang – Dua terdakwa kasus tindak pidana dugaan korupsi izin usaha pertambangan Operasi produksi (IUP-OP), mengembalikan kerugian negara sebanyak Rp8.035.000.000 yang dititipkan ke Bank BRI Kantor Cababg Kota Tanjungpinang, Rabu (17/3/2021).

Hal tersebut terungkap dalam jumpa pers dengan awak media yang digelar di kantor Bank BRI, Jalan Kanca Puri, Tanjungpinang yang mana acara tersebut dipimpin secara langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Hary Setiyono.

Pada kesempatan tersebut, Hari Setiyono mengatakan tindak Pidana Khusus (Pidsus) yang akan diberitahu kepada publik, setelah adanya penetapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang pada tanggal 8 Maret 2021 senilai Rp 7.590.778.904.

Dan berdasarkan fakta persidangan dalam perkara, mengalir kepada saksi Ferdi Yohanes yang merupakan pemilik PT. Gunung Sion.

Baca Juga  Hadapi Situasi Kedaruratan, Karyawan ATB Dilatih Terampil Menghadapi Kebakaran

“Atas itikad baiknya, maka yang bersangkutan menitipkan sejumlah uang itu ke rekening RPL Kejati Kepri di BRI Tanjungpinang,”kata Hari saat press rilis didampingi Asintel Kejati Kepri, Agustian, Aspidsus, Wagiyo.

Dirinya menambahkan, disamping sejumlah uang itu di dalam sidang terungkap bahwa beberepa pihak yang juga secara sukarela menyetor sejumlah uang atas kerugian negara ke Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejati Kepri.

“Terdakwa Junaidi sebesar Rp 165 juta, terdakwa Bobby Satiya Tifana senilai Rp 279 juta,” paparnya. (Yuli-kon/Iman)