Tegakkan Kedisiplinan Protokol Kesehatan, 45 Orang ‘Dihukum’ Kerja Sosial

Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan instansi terkait kembali turun ke lapangan guna menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan
Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan instansi terkait kembali turun ke lapangan guna menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan

Medianesia.id, Batam – Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan instansi terkait kembali turun ke lapangan guna menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan, Rabu (16/12/2020) malam.

Hasilnya, masih terdapat masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan.

Kepala Satpol PP Batam, Salim, mengatakan pengawasan dan pemantauan penerapan protokol kesehatan tersebut sebagai upaya Batam mencegah dan mengendalikan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Untuk lokasi kegiatan, tim memilih seputar Hotel Astro, Lubuk Baja. “Masih ada kita temukan masyarakat yang abai protokol kesehatan,” ujarnya.

Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan instansi terkait kembali turun ke lapangan guna menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan
Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan instansi terkait kembali turun ke lapangan guna menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan

Untuk target operasi kali ini, pengendara dan pejalan kaki. Ia mengatakan, pelanggar langsung dilakukan pendataan dan menandatangani surat pernyataan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga  Begini Efek Buruk Melewatkan Istirahat Siang pada Kesehatan Tubuh

“Kita juga lakukan sanksi kerja sosial bagi pelanggar dan bagi yang nolak dilakukan pembayaran denda,” ujarnya.

Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan instansi terkait kembali turun ke lapangan guna menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan
Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan instansi terkait kembali turun ke lapangan guna menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan

Adapun untuk razia kali ini, terdapat 45 orang yang tidak menggunakan masker. Semua pelanggar selain diberi sanksi sosial yakni membersihkan fasilitas umum, juga dilakukan rapid tes dan hasilnya tiga orang reaktif.

Ia menyampaikan, kegiatan tersebut bagian dari penegakan Peraturan Wali Kota (Perwako) 49/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Batam.

“Kita sudah bergerak selama 29 kali sejak September lalu. Hasilnya, 1.830 orang terjaring razia protokol kesehatan ini,” kata Salim. (lisa-kon)