<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ginjal Archives - Medianesia.id</title>
	<atom:link href="https://medianesia.id/tag/ginjal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Berita Terbaru Hari Ini Kepri dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2023 12:59:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://medianesia.id/wp-content/uploads/2025/06/cropped-cropped-Logo-medianesia-kecill-1-32x32.png</url>
	<title>Ginjal Archives - Medianesia.id</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muncul Dua Kasus Gagal Ginjal Akut di Jakarta</title>
		<link>https://medianesia.id/muncul-dua-kasus-gagal-ginjal-akut-di-jakarta/</link>
					<comments>https://medianesia.id/muncul-dua-kasus-gagal-ginjal-akut-di-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Santun]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2023 12:59:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ginjal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=47600</guid>

					<description><![CDATA[<p>IDNnews.id &#8211; Kementerian Kesehatan mendapatkan laporan kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA), setelah&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/muncul-dua-kasus-gagal-ginjal-akut-di-jakarta/">Muncul Dua Kasus Gagal Ginjal Akut di Jakarta</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/medianesia/">Santun</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>IDNnews.id &#8211; </strong>Kementerian Kesehatan mendapatkan laporan kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA), setelah tidak adanya kasus baru sejak awal Desember tahun lalu.</p>



<p>“Penambahan kasus tercatat pada tahun ini, satu kasus konfirmasi GGAPA dan satu kasus suspek” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. M Syahril, Senin (6/2) di Jakarta.</p>



<p>Dua kasus tersebut dilaporkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Kemenkes meminta agar Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah lain untuk aktif memantau pasien dengan gejala GGAPA, dan segera merujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk Kemenkes untuk menangani pasien tersebut.</p>



<p>Satu Kasus konfirmasi GGAPA merupakan anak berusia 1 tahun, mengalami demam pada tanggal 25 Januari 2023, dan diberikan obat sirup penurun demam yang dibeli di apotek dengan merk Praxion. Pada tanggal 28 Januari, pasien mengalami batuk, demam, pilek, dan tidak bisa buang air kecil (Anuria) kemudian dibawa ke Puskesmas Pasar Rebo, Jakarta, untuk mendapatkan pemeriksaan, dan pada tanggal 31 Januari mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Adhyaksa.</p>



<p>Dikarenakan ada gejala GGAPA maka direncanakan untuk dirujuk ke RSCM, tetapi keluarga menolak dan pulang paksa. Pada tanggal 1 Februari, orang tua membawa pasien ke RS Polri dan mendapatkan perawatan di ruang IGD, dan pasien sudah mulai buang air kecil. Pada tanggal 1 Februari, pasien kemudian dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan perawatan intensif sekaligus terapi fomepizole, namun 3 jam setelah di RSCM pada pukul 23.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia, lanjut dr. Syahril.</p>



<p>Sementara satu kasus lainnya masih merupakan suspek, anak berusia 7 tahun, mengalami demam pada tanggal 26 Januari, kemudian mengkonsumsi obat penurun panas sirop yang dibeli secara mandiri.</p>



<p>Pada tanggal 30 Januari mendapatkan pengobatan penurun demam tablet dari Puskesmas. Pada tanggal 1 Februari, pasien berobat ke klinik dan diberikan obat racikan. Pada tanggal 2 Februari dirawat di RSUD Kembangan, kemudian dirujuk, dan saat ini masih menjalani perawatan di RSCM Jakarta. Pada saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait pasien ini. (kemenkes)</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/muncul-dua-kasus-gagal-ginjal-akut-di-jakarta/">Muncul Dua Kasus Gagal Ginjal Akut di Jakarta</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/medianesia/">Santun</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/muncul-dua-kasus-gagal-ginjal-akut-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hindari Makanan ini untuk Menjaga Kesehatan Ginjal</title>
		<link>https://medianesia.id/hindari-makanan-ini-untuk-menjaga-kesehatan-ginjal/</link>
					<comments>https://medianesia.id/hindari-makanan-ini-untuk-menjaga-kesehatan-ginjal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rara]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2021 09:06:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Bergizi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=21353</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id &#8211; Ginjal adalah organ penting yang berfungsi untuk membersihkan darah. Oleh karena itu, kita&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/hindari-makanan-ini-untuk-menjaga-kesehatan-ginjal/">Hindari Makanan ini untuk Menjaga Kesehatan Ginjal</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/rara/">Rara</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://medianesia.id/">Medianesia.id</a> &#8211; Ginjal adalah organ penting yang berfungsi untuk membersihkan darah. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Kita harus menghindari makanan yang buruk untuk kinerja ginjal.</p>



<p>merupakan organ penting untuk membersihkan darah. Agar kesehatannya terjaga, hindari jenis makanan yang buruk untuk kinerja ginjal. Fungsi penting ginjal itu sendiri ialah menjaga kualitas darah dalam tubuh. Menyaring dan membuang kotoran yang ada di dalam darah. Setidaknya, ginjal harus menyaring sekitar 200 liter darah setiap hari.</p>



<p>Ginjal mempunyai tugas penting dalam menjaga kualitas darah. Ginjal yang sehat tentunya bisa menjaga sel darah dalam tubuh tetap sehat. Tapi untuk menjaga kinerja ginjal kamu perlu menjaga pola makan. Di antaranya dengan menghindari beberapa makanan yang dapat berpengaruh pada kesehatan ginjal. Berikut Makanan yang buruk bagi ginjal:</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Daging Olahan</strong></li></ol>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/daging-olahan-1-300x200-1.jpg" alt="" class="wp-image-21355" width="544" height="363" srcset="https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/daging-olahan-1-300x200-1.jpg 300w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/daging-olahan-1-300x200-1-280x186.jpg 280w" sizes="(max-width: 544px) 100vw, 544px" /><figcaption>Contoh Daging olahan</figcaption></figure></div>



<p>Daging olahan terbagi dalam banyak jenis dan macamnya. Seperti sosis, daging asap, atau daging untuk burger. Biasa kita dapat menemukannya di supermarket. Rasa nya pun enak dan mudah mengolahnya.</p>



<p>Tetapi dibalik rasa dan kelezatannya, makanan ini menyimpan banyak kandungan sodium hingga protein yang berdampak pada kesehatan ginjal. Hampir semua jenis makanan diatas mengandung pengawet yang dapat membuat kinerja ginjal menjadi lebih keras karena kandungan garam yang tinggi.</p>



<p>Selain itu dari data National Kidney Foundation disebutkan protein dari daging hewan bisa memicu tingginya kadar asam pada darah yang berbahaya untuk ginjal jika dikonsumsi berlebihan. Batasi konsumsi daging olahan dan perbanyak konsumsi buah dan sayuran bernutrisi.</p>



<p><strong>2. Alpukat</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="830" height="553" src="https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/foto-buah_200909232847-752.jpg" alt="" class="wp-image-21357" srcset="https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/foto-buah_200909232847-752.jpg 830w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/foto-buah_200909232847-752-300x200.jpg 300w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/foto-buah_200909232847-752-768x512.jpg 768w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/foto-buah_200909232847-752-480x320.jpg 480w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/foto-buah_200909232847-752-280x186.jpg 280w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/foto-buah_200909232847-752-600x400.jpg 600w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/foto-buah_200909232847-752-585x390.jpg 585w" sizes="(max-width: 830px) 100vw, 830px" /></figure>



<p>Alpukat memang mengandung banyak manfaat dan nutrisi. Buah kekinian yang disukai kaum millennial ini ternyata masuk ke dalam daftar makanan yang sebaiknya dihindari, karena tidak terlalu sehat untuk organ ginjal.</p>



<p>Bukan tanpa sebab alpukat disebut kurang sehat untuk ginjal. Buah ini mengandung potasium yang tinggi, sekitar 727 mg potassium dalam satu porsi buah alpukat. Kandungan ini dua kali lebih banyak dari kadar potasium dalam pisang, yang sering kali dianggap sebagai sumber mineral.</p>



<p><strong>3. Makanan Tinggi Garam</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="702" height="465" src="https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/559939_19-5-2021_11-21-55.jpeg" alt="" class="wp-image-21358" srcset="https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/559939_19-5-2021_11-21-55.jpeg 702w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/559939_19-5-2021_11-21-55-300x199.jpeg 300w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/559939_19-5-2021_11-21-55-280x186.jpeg 280w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/559939_19-5-2021_11-21-55-604x400.jpeg 604w, https://medianesia.id/wp-content/uploads/2021/07/559939_19-5-2021_11-21-55-585x388.jpeg 585w" sizes="(max-width: 702px) 100vw, 702px" /></figure>



<p>Hindari konsumsi makanan yang asin secara berlebihan. Karena kandungan garam ini yang memainkan peran penting yang berimbas pada kesehatan ginjal.</p>



<p>Seperti yang diketahui sebelumnya, mengonsumsi terlalu banyak garam bisa menimbulkan berbagai penyakit. Salah satunya masalah pada ginjal. (Rara)</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/hindari-makanan-ini-untuk-menjaga-kesehatan-ginjal/">Hindari Makanan ini untuk Menjaga Kesehatan Ginjal</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/rara/">Rara</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/hindari-makanan-ini-untuk-menjaga-kesehatan-ginjal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
